- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Universitas Mulawarman (UNMUL) terus mendorong penguatan ekosistem riset dan kolaborasi lintas sektor melalui pengembangan rekayasa tropis dan inovasi hijau. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan nasional yang mempertemukan akademisi, praktisi, mahasiswa, serta mitra industri.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNMUL, Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai menjadi ruang penting untuk memperkuat budaya riset dan publikasi di lingkungan perguruan tinggi.
Menurutnya, kegiatan yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan selama beberapa tahun tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi bagi UNMUL bersama perguruan tinggi dan mitra lainnya.
“Fakultas Teknik terus membangun ekosistem riset dan ekosistem publikasi melalui berbagai kegiatan akademik dan riset. Kami berharap kegiatan ini memberikan ruang bagi kita semua untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan meningkatkan iklim riset,” ujar Prof. Lambang.
Ia menjelaskan, posisi geografis UNMUL di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi peluang besar untuk mengembangkan riset yang berkaitan dengan sumber daya mineral, energi, hayati, hingga biodiversitas. Karena itu, ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Tugas UNMUL bukan hanya melakukan riset, tetapi bagaimana riset tersebut bisa dimanfaatkan untuk masyarakat dan menghasilkan kemaslahatan bagi kita semua. Di situlah konsep kampus berdampak kita implementasikan,” jelas Prof. Lambang.
Dalam kegiatan tersebut, UNMUL juga menghadirkan mitra industri, salah satunya Pertamina EP Sangatta Field. Perwakilan Pertamina EP Sangatta Field, Annisa Nurjannah, S.T., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama UNMUL. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Hexagon Fakultas Teknik, Kamis (10/9/2026).
“Kolaborasi dengan UNMUL merupakan bentuk sinergi antara industri dan akademisi. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa,” kata Annisa.
Dalam pemaparannya, Annisa memperkenalkan sejumlah inovasi yang dikembangkan Pertamina EP Sangatta Field, termasuk selongsong sisipan plunger yang digunakan untuk menyesuaikan potensi produksi sumur pada lapangan yang telah memasuki fase penurunan produksi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Mulawarman, para narasumber, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung serta berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tuturnya.
Prof. Lambang menambahkan, perkembangan teknologi juga perlu diarahkan untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Ia mendorong akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk membangun kolaborasi riset berbasis teknologi, termasuk pengembangan teknologi nano dan inovasi yang memanfaatkan potensi sumber daya Kaltim.
Melalui kegiatan ini, UNMUL berharap kolaborasi antara kampus, industri, dan berbagai pihak dapat terus berkembang sehingga melahirkan riset yang tidak berhenti pada publikasi, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Andi Arief Bintang
Editor: Sulkarnain
Tanggal : 11 September 2026