Universitas Mulawarman

Berita

Images Images Images Images Images Images Images

Universitas Mulawarman

Perkuat Konservasi Hutan Tropis, UNMUL Gandeng The University of Tokyo dan OIKN di Ibu Kota Nusantara

Universitas Mulawarman (UNMUL) kembali mempertegas komitmennya sebagai pusat keunggulan (center of excellence) pengelolaan hutan tropis basah. Melalui kolaborasi internasional bersama The University of Tokyo dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), UNMUL menggelar program akademik dan penelitian bersama berfokus pada konservasi serta rehabilitasi ekosistem hutan tropis di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (30/7/2026).

​Rektor UNMUL, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa tantangan lingkungan global seperti deforestasi, degradasi lahan, hingga perubahan iklim membutuhkan aksi nyata yang berbasis data ilmiah dan keterlibatan masyarakat lokal.

​"Rehabilitasi hutan tropis bukan sekadar menanam pohon, melainkan memahami proses ekologis secara menyeluruh. Kerja sama internasional antara UNMUL dan The University of Tokyo adalah langkah strategis untuk mengubah pengetahuan menjadi kolaborasi, inovasi, dan aksi nyata bagi bumi," tegas Prof. Abdunnur.

​UNMUL memegang peran kunci dengan menyediakan akses langsung ke lanskap hutan tropis Kalimantan, didukung keahlian para peneliti lokal serta pendekatan kemasyarakatan.

Program Kian Komprehensif dan Didukung Finansial Internasional

​Dalam kesempatan yang sama, perwakilan delegasi The University of Tokyo, Prof. Mariko Nori, mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan aktif UNMUL dan dukungan fasilitas dari OIKN. Tahun ini, program kolaborasi ini berkembang pesat dengan penambahan dua agenda utama:

​Eksplorasi Ekosistem Mangrove: Fokus pada penanganan ancaman pesisir.

Ekowisata dan Kebudayaan Lokal: Kunjungan budaya ke Desa Pampang guna mempelajari interaksi masyarakat adat dengan lingkungan.

​Selain itu, keberlanjutan program ini kian solid berkat dukungan pendanaan tiga tahun dari proyek GEX Forest, hasil kemitraan strategis antara The University of Tokyo dan Sumitomo Mitsui Financial Group.

OIKN Tegaskan Komitmen Forest City dan Rewilding

Kepala Otorita IKN, Dr. (H.C.) Ir. H. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc., Ph.D., menyambut hangat seluruh delegasi di Nusantara. Ia menggarisbawahi bahwa pembangunan IKN bertumpu pada tiga pilar utama: Forest City, Sponge City, dan Smart City.

​"Nusantara dibangun untuk generasi muda. Kami tidak melakukan deforestasi, melainkan rewilding, mengembalikan fungsi hutan alami. Dari total luas wilayah, hanya 35 persen yang dijadikan area terbangun, sementara 65 persen sisanya tetap dipertahankan dan dipulihkan sebagai kawasan hutan," jelas Dr. M. Basuki Hadimuljono.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum dan aksi penanaman pohon. Rangkaian agenda tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata khas Kalimantan berupa syal manik dari Rektor UNMUL kepada Kepala OIKN, sesi foto bersama, serta kunjungan lapangan ke Persemaian Mentawir dan kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN.

Melalui program ini, UNMUL terus membuktikan perannya di panggung internasional untuk memimpin riset pemulihan lingkungan demi keberlanjutan hutan tropis dunia dari jantung Ibu Kota Nusantara.


Penulis: Rijen Pabintan

Editor: Sulkarnain

Foto: Humas OIKN dan Humas UNMUL

Tanggal : 30 Juli 2026

UNMUL Konservasi Hutan Tropis OIKN Ibu Kota Nusantara The University of Tokyo Kolaborasi Internasional