- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Universitas Mulawarman (UNMUL) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) memulai rangkaian Program Diaspora Berdampak 2026 melalui kegiatan Kick-Off Meeting yang berlangsung di Ruang Rapat LP2M UNMUL, pada Selasa (18/8/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kapasitas riset sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara UNMUL dan diaspora Indonesia di Swinburne University of Technology Sarawak Campus, Malaysia. Program Diaspora Berdampak 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 30 Agustus 2026, dengan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang).
Kick-Off Meeting dihadiri oleh Kepala dan Sekretaris LP2M UNMUL, Dr. Yusak Hartanto yang merupakan diaspora Indonesia sekaligus Senior Lecturer di Swinburne University of Technology Sarawak Campus, serta Tim Peneliti Program Diaspora Berdampak UNMUL.
Dalam sambutannya, Kepala LP2M UNMUL, Prof. Widi Sunaryo, S.P., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim UNMUL memperoleh hibah tersebut, karena kompetisi yang cukup ketat secara nasional. Ia berharap keterlibatan diaspora Indonesia dapat memberikan dampak nyata bagi penguatan iklim riset di UNMUL, khususnya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, kapasitas peneliti, serta memperluas jejaring kerja sama riset internasional.
Ketua Tim Peneliti, Dr. RR Dirgarini Julia Nurlianti S., M.Sc., menjelaskan bahwa tema yang diangkat UNMUL dalam Program Diaspora Berdampak 2026 adalah bidang energi berkelanjutan. Tema tersebut dikembangkan melalui kemitraan dengan diaspora Indonesia di Swinburne University of Technology Sarawak Campus dan diarahkan untuk memperkuat kapasitas riset serta membangun kolaborasi internasional yang berkelanjutan.
Rangkaian program yang akan dilaksanakan di UNMUL mencakup kuliah umum, penjajakan infrastruktur dan potensi riset, mentoring bagi dosen muda dan mahasiswa S2/S3, penyusunan roadmap kerja sama riset 2027 hingga 2029, penyusunan proposal riset internasional, serta Collaboration Plan and Commitment Letter.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Yusak Hartanto memperkenalkan profil dan ekosistem riset Swinburne University of Technology Sarawak Campus, termasuk MAT-H2B (Materials for Hydrogen and Biomass) Research Group. Kelompok riset tersebut memiliki fokus pada teknologi hidrogen, fuel cell, elektrolisis, serta pemanfaatan biomassa untuk produksi biofuel, yang memiliki keterkaitan erat dengan tema energi berkelanjutan yang dikembangkan dalam program di UNMUL.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Diskusi membuka berbagai peluang kerja sama, mulai dari riset dan publikasi bersama, pengajuan hibah internasional, mobilitas mahasiswa, joint supervision, hingga peluang studi lanjut.
Melalui Program Diaspora Berdampak 2026, UNMUL berharap kolaborasi dengan Swinburne University of Technology dapat berkembang menjadi kemitraan jangka panjang dan melahirkan berbagai kegiatan bersama yang mendukung penguatan riset, publikasi ilmiah, serta internasionalisasi UNMUL.
Penulis: RR Dirgarini Julia Nurlianti S.
Editor: Sulkarnain
Tanggal : 19 Agustus 2026