Universitas Mulawarman

Berita

Images Images Images Images

Universitas Mulawarman

FT UNMUL dan Pegadaian Samarinda Bekali Mahasiswa dengan Literasi Keuangan

Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (FT UNMUL) mendorong mahasiswa memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan melalui Kuliah Umum Literasi Keuangan. Kegiatan yang menghadirkan PT Pegadaian Area Samarinda sebagai mitra dan narasumber tersebut membahas pentingnya pengelolaan keuangan, investasi, serta pemanfaatan layanan keuangan secara bijak di tengah perkembangan teknologi digital.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama FT UNMUL, Ir. Fahrizal Adnan, S.T., M.Sc., yang mewakili Dekan. Dalam sambutannya, ia menilai literasi keuangan menjadi hal penting bagi mahasiswa, khususnya generasi muda yang semakin dekat dengan berbagai layanan keuangan digital. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas besar 4A2 FT UNMUL, Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan tidak hanya berkaitan dengan jumlah uang yang dimiliki, tetapi juga bagaimana seseorang menentukan prioritas penggunaan uang dan menghindari berbagai risiko keuangan.

“Literasi keuangan itu penting agar kita bisa mengatur uang dengan baik. Jangan sampai kita terlibat pinjaman online (pinjol), judi online (judol), slot, dan berbagai hal lainnya yang saat ini banyak terjadi. Kita harus bisa menentukan bagaimana keuangan kita dikelola, kemudian belajar lebih jauh tentang investasi. Salah satu bentuk investasi yang bisa dipelajari adalah emas,” ujar Ir. Fachrizal Adnan, S.T., M.Sc.

Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kuliah umum, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara Fakultas Teknik UNMUL dan Pegadaian Samarinda.

“Kami berharap acara ini bisa dioptimalkan oleh mahasiswa. Kami juga berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik sehingga kerja sama dengan Pegadaian dapat terus berjalan dan berkembang ke berbagai kegiatan lainnya. Fakultas Teknik sangat terbuka terhadap peluang kolaborasi berikutnya,” lanjut Ir. Fahrizal Adnan, S.T., M.Sc.

Sementara itu, Kepala Departemen Gadai PT Pegadaian Area Samarinda, Darjad, menjelaskan bahwa Pegadaian telah memiliki sejarah panjang dalam memberikan layanan keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, perubahan zaman turut membuat masyarakat semakin mudah mengakses layanan Pegadaian, termasuk untuk kebutuhan investasi emas.

“Dulu orang yang datang ke Pegadaian sering dianggap sebagai orang yang sedang kesulitan dan membutuhkan uang. Sekarang zaman sudah berubah. Pegadaian tidak hanya menjadi tempat untuk mendapatkan pinjaman, tetapi juga menjadi tempat masyarakat menyimpan dan mengembangkan aset, salah satunya melalui emas,” katanya.

Darjad menjelaskan, Pegadaian saat ini juga ditunjuk pemerintah untuk menjalankan peran sebagai bank emas. Masyarakat diberikan alternatif untuk menyimpan aset dalam bentuk emas selain menyimpan uang.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat aktivitas menabung emas semakin mudah dilakukan mahasiswa. Melalui aplikasi, mahasiswa dapat memantau saldo emas yang dimiliki dan mulai berinvestasi dengan nominal yang relatif terjangkau.

“Sekarang menabung emas bisa dilakukan melalui aplikasi. Ketika membuka aplikasi, kita bisa melihat saldo yang dimiliki dalam bentuk gram. Bahkan dengan 10 ribu rupiah saja sudah bisa mulai mendapatkan saldo emas. Yang paling penting adalah konsisten. Kalau dilakukan terus-menerus selama beberapa tahun, sedikit demi sedikit aset emas tersebut akan bertambah,” jelas Darjad.

Kuliah umum tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa FT UNMUL mengenai cara mengelola keuangan sejak dini. 

Kolaborasi dengan Pegadaian juga menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai layanan keuangan dan investasi yang dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab.

 

Penulis: Andi Arief Bintang

Editor: Sulkarnain

Foto: Nabil Daffa

Tanggal : 23 September 2026

UNMUL Pegadaian Samarinda Kuliah Umum Literasi Keuangan Fakultas Teknik UNMUL