- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Universitas Mulawarman (UNMUL) kembali mengukuhkan eksistensinya di kancah global. Ketua Senat sekaligus Guru Besar Fakultas Teknik (FT) UNMUL, Prof. Ir. Haviluddin, S.Kom., M.Kom., Ph.D., berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam jajaran 5 persen peneliti dunia versi SCI Rank.
Pencapaian ini tidak datang secara instan. Menurut Prof. Haviluddin, keberhasilan tersebut merupakan buah dari konsistensi riset, signifikansi dampak akademis, serta jaringan kolaborasi internasional yang kuat.
"Konsistensi menjadi kunci utama dalam penilaian SCI Rank. Riset tidak hanya harus dipublikasikan secara berkelanjutan, tetapi juga wajib memberikan dampak nyata dan menjadi rujukan bagi para peneliti lain secara global melalui sitasi," ujar Guru Besar pertama di Kalimantan Timur bidang Artificial Intelligence (AI) dan Data Science tersebut.
Inovasi Pertanian Cerdas Berbasis Drone
Salah satu rekam jejak riset unggulan yang mengantarkan Prof. Haviluddin ke tingkat dunia adalah pengembangan teknologi Smart Farming yang dimulainya sejak 2017. Riset ini lahir dari kolaborasi lintas negara yang melibatkan UNMUL, Universiti Malaysia Sabah (UMS), Japan Advanced Institute of Science and Technology (JAIST), serta York University (Inggris).
Melalui konsorsium internasional tersebut, diuji coba pilot project di Vietnam, Malaysia, dan Thailand yang berhasil memproduksi prototype drone pertanian presisi.
"Kolaborasi riset lintas negara ini berhasil melahirkan prototype drone yang mampu mengangkut beban hingga lebih dari 100 kg. Teknologi ini dirancang untuk menyiram air, mengangkut, serta menyebar pupuk secara presisi di lahan pertanian," jelas Prof. Haviluddin.
Penguatan Ekosistem Riset UNMUL
Prestasi internasional ini juga diraih oleh tiga akademisi terbaik UNMUL lainnya, yaitu Prof. Dr. Enos Tangke Arung, S.Hut., M.P., Prof. Dr. Irawan Wijaya Kusuma, S.Hut., M.P., dan Prof. Dr. Nurhasanah, M.Si. Jangkauan sitasi karya-karya ilmiah peneliti UNMUL tersebut kini telah tersebar melintas benua, mencakup wilayah Asia, Amerika, Eropa, hingga Afrika.
Untuk menjaga keberlanjutan tradisi ilmiah, Prof. Haviluddin membagi waktu di tengah kepemimpinannya sebagai Ketua Senat UNMUL dengan membentuk Study Club bidang AI dan Sains Data. Wadah yang kini dihuni sekitar 30 anggota aktif dari unsur dosen dan mahasiswa ini difungsikan sebagai sarana regenerasi serta pembinaan peneliti muda.
Menyambut IKN Melalui Kolaborasi Antar-Lembaga
Menyongsong kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), Prof. Haviluddin mendorong seluruh sivitas akademika UNMUL untuk memanfaatkan momentum strategis ini dengan memperkuat budaya riset bersama.
UNMUL diharapkan terus memperluas sinergi riset lintas disiplin dan antar-perguruan tinggi, baik dengan kampus lokal maupun universitas terkemuka di Pulau Jawa seperti UGM, ITB, dan ITS, melalui program hibah riset gabungan hingga Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IKN.
Tanggal : 18 September 2026