Universitas Mulawarman

Berita

Images Images Images Images Images Images

Universitas Mulawarman

Inovasi Energi dari Kampus: Ketika PGN dan UNMUL Berkolaborasi Siapkan Generasi Unggul

Universitas Mulawarman (UNMUL) resmi menggelar program Pertamina Goes to Campus (PGTC) bekerja sama dengan Pertamina Group melalui Subholding Gas (PT PGN Tbk). Kegiatan ini dilaksanakan di GOR 27 September UNMUL, Rabu (16/9/2026).

Mengusung tema "Energizing Acceleration for Future Impact", rangkaian kegiatan ini ditandai dengan aksi nyata berupa groundbreaking pembangunan workspace di Fakultas Teknik UNMUL serta terbukanya peluang magang bagi para mahasiswa.

Rektor UNMUL yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Lambang Subagiyo, M.Si., menegaskan pentingnya kehadiran ruang kerja kolaboratif ini agar mahasiswa UNMUL mampu berinovasi dan tidak sekadar menjadi penonton di daerahnya sendiri.

"Pagi tadi telah kita laksanakan groundbreaking untuk workspace di Fakultas Teknik dan itu semua tentu menjadi ruang bagi kami untuk mengembangkan, memanfaatkan, menempatkan mahasiswa berkolaborasi dan berinovasi melalui diskusi dan melalui pengkajian-pengkajian yang akan kita laksanakan di workspace tersebut," ujar Prof. Lambang dalam sambutannya.

Kehadiran workspace dan program literasi energi ini juga menjadi ajang penting untuk mengedukasi sivitas akademika terkait isu perubahan iklim, efisiensi energi, serta kesadaran transisi energi berbasis kelestarian lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Tentu kita tidak bisa terus bergantung pada energi fosil yang akan terus-menerus kita pakai. Tentu kita harus bisa melaksanakan efisiensi energi, melakukan konservasi energi yang berkelanjutan, dan menemukan inovasi-inovasi baru menghasilkan energi-energi baru yang bisa kita implementasikan bersama," lanjut Prof. Lambang. 

Sementara itu, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Pertamina Gas Negara (PGN) Tbk., Hery Murahmanta menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas kerja ini bertujuan untuk mengasah kemampuan berkolaborasi dan kepemimpinan mahasiswa di samping kemampuan akademis individu.

"Dari situ kita harapkan agar tercipta kolaborasi, karena harga mahal sekarang itu di kolaborasi. Intelektual secara pribadi gampang didapatkan, kemampuan individu gampang diperoleh, tetapi kolaborasi itu sangat sulit didapatkan," tegas Hery.

Ia memaparkan bahwa mahasiswa saat ini harus dibekali tiga pijakan utama untuk menciptakan nilai tambah (add value), yakni potensi keilmuan, pisau analisis sosial, dan solusi konkret bagi masyarakat.

"Pertama, tentang potensi keilmuan yang dia dapatkan, memperoleh kekuatan pisau analisis. Untuk apa? Untuk yang kedua, melakukan analisis terhadap apa yang ada di masyarakat, yang ketiga, setelah melakukan analisis, mampu memberikan solusi," terangnya.

Guna mendukung peningkatan kapasitas serta siap pakai bagi industri, jajaran direksi Pertamina Subholding Gas menegaskan keterbukaan PGN Tbk dan anak perusahaannya untuk menerima mahasiswa UNMUL dalam program magang maupun penelitian terapan.

"Tadi saya berbicara, diskusi dengan Pak Wakil Rektor menyampaikan, dimungkinkan tidak teman-teman Universitas Mulawarman untuk melakukan magang di Subholding Gas ataupun di Pertamina? Saya jawab: Sangat dimungkinkan, Pak! Welcome, we welcome!," pungkasnya.

Melalui sinergi berkelanjutan ini, kedua belah pihak optimistis dapat mencetak talenta-talenta muda unggul dari UNMUL yang siap berkontribusi dalam pembangunan nasional dan menciptakan energi masa depan Indonesia.

 

Penulis: Tasya Dwi Namira

Editor: Sulkarnain

Foto: Ahmad Baharuddin, Nabil Daffa, Safira, Pandu Leo

Tanggal : 16 September 2026

UNMUL Pertamina PGTC Generasi Unggul Inovasi Energi Kalimantan Timur