- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Universitas Mulawarman (UNMUL) menjadi tuan rumah kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian HAM Kalimantan Timur (Kaltim) di GOR 27 September UNMUL, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Mugiyanto, S.S., M.A., sebagai narasumber utama dan diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNMUL.
Rektor UNMUL, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa pemahaman mengenai HAM menjadi hal yang sangat penting bagi generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.
Menurut Prof. Abdunnur, penghormatan terhadap HAM harus berjalan beriringan dengan pembangunan bangsa. “Di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan transformasi menuju Indonesia Emas 2045, isu HAM tidak lagi dapat dipandang sebagai isu sektoral, melainkan fondasi dalam membangun kehidupan yang demokratis, adil, dan bermartabat,” urai Prof. Abdunnur.
“Mahasiswa sebagai agen perubahan harus mendapatkan pemahaman yang lengkap dan komprehensif mengenai hak asasi manusia. Namun, selain memahami hak, mahasiswa juga perlu memahami kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga negara agar tercipta keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” ujar Prof. Abdunnur.
Prof. Abdunnur menegaskan bahwa UNMUL sebagai perguruan tinggi terbesar di Kaltim memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berlandaskan nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberlanjutan.
Ia juga menekankan bahwa UNMUL tidak hanya berperan sebagai center of excellence, tetapi juga center of civilization yang berkomitmen membangun peradaban melalui penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap HAM.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Kaltim, Dr. Umi Laili, menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi muda, agent of change, dan calon pemimpin masa depan yang berperan dalam mendorong budaya penghormatan HAM di lingkungan akademik maupun masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan kesadaran mahasiswa terhadap prinsip-prinsip HAM sekaligus memperkuat partisipasi mereka dalam upaya pemajuan HAM di Indonesia.
Dalam kuliah umum, Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto, S.S., M.A., mengajak mahasiswa untuk aktif mengambil peran dalam membangun peradaban yang menjunjung tinggi nilai-nilai HAM. Ia menegaskan bahwa HAM harus menjadi ruh pembangunan bangsa dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Mahasiswa adalah pemimpin Indonesia pada tahun 2045. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami HAM dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan menghormati martabat manusia,” tutur Wamen HAM RI, Mugiyanto, S.S., M.A.
Melalui kegiatan ini, UNMUL menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai HAM di kalangan mahasiswa. Diharapkan para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menyebarluaskan pemahaman HAM kepada masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa yang inklusif dan berkeadilan.
Penulis: Tasya Dwi Namira
Editor: Sulkarnain
Foto: Pandu Leo Abdillah dan Ardy Octavian Nugraha
Tanggal : 23 Juni 2026