Universitas Mulawarman

Berita

Universitas Mulawarman

FKLT UNMUL Sambut 11 Mahasiswa Jepang dalam Inbound International Student Exchange Program 2026

Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis (FKLT) Universitas Mulawarman (UNMUL) kembali menyelenggarakan Inbound International Student Exchange Program (ISEP) 2026 Batch 4. Program ini merupakan bentuk nyata penguatan kerja sama akademik dan kolaborasi internasional antara UNMUL dengan tiga perguruan tinggi mitra di Jepang, yaitu Kyoto Prefectural University, Kyoto University, dan Mie University, khususnya di bidang kehutanan dan lingkungan tropis, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama 12 hari dari tanggal 14 sampai dengan 25 September 2026 ini diikuti oleh 11 mahasiswa asal Jepang yang telah terpilih, didampingi oleh satu orang staf mahasiswa (student staf) dan dua orang dosen pendamping dari pihak Jepang. Rangkaian kegiatan hari pertama dibuka dengan acara makan siang bersama seluruh peserta di Gedung Bundar Kehutanan FKLT UNMUL, dilanjutkan dengan acara pembukaan resmi.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Panitia Pelaksana, Choiriatun Nur Annisa, S.Hut., M.For., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Keisuke Kojiro selaku perwakilan dosen dari pihak Jepang, yang mengapresiasi keberlangsungan program ini yang telah berjalan bertahun-tahun dan senantiasa dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. 

Sementara itu, Mr. Motohiro Hayashida dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini akan mengubah kehidupan para peserta, mengubah pendekatan mereka terhadap kehidupan kampus, mengubah cara berpikir, serta memberikan dampak yang bermakna bagi kehidupan mereka ke depan.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FKLT UNMUL, Dr. Erwin, S.Hut., M.P., yang juga menjadi penanggung jawab sekaligus koordinator kerja sama FKLT dengan ketiga universitas di Jepang tersebut, menjelaskan bahwa pelaksanaan ISEP tahun ini merupakan tahun keempat secara berturut-turut.

"Ini adalah tahun ke-4 pelaksanaan ISEP secara berturut-turut tiap tahun, yang mana kegiatan resiprokal program dari kedua negara diwakili oleh masing-masing universitas. Jadi ini adalah program in-bound yang dilaksanakan di FKLT, dan out-bound-nya dilaksanakan di ketiga universitas tersebut pada Juni lalu," ujar Dr. Erwin.

Ia menambahkan bahwa pada intinya kegiatan ini bertujuan untuk saling memberikan penguatan keilmuan dan wawasan antar mahasiswa, khususnya di bidang kehutanan, baik dalam aspek riset, pendidikan, maupun pengembangan teknologi yang disesuaikan dengan Pola Ilmiah Pokok (PIP) UNMUL.

"Sehingga 11 mahasiswa Jepang tersebut dikenalkan dengan hutan, baik itu penanaman, rehabilitasi, lecture tentang kehutanan. Di samping itu juga diperkenalkan kultur budaya masyarakat lokal di sekitar hutan, multiusaha masyarakat lokal, juga adat istiadat, dengan mengunjungi Desa Pampang, Tenggarong menyaksikan Erau, dan ke museum," jelas Dr. Erwin.

Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada pelaksanaan ISEP semata. Ia berharap para mahasiswa yang telah lulus dari program ini dapat terus saling berkomunikasi dan membuka jejaring satu sama lain.

Rektor UNMUL yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si., menutup rangkaian sambutan sekaligus menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan program ini selama empat tahun terakhir.

"Sangat mengapresiasi kegiatan ini yang berjalan sangat baik selama 4 tahun," ungkap Prof. Lambang.

Prof. Lambang menyebutkan bahwa salah satu bentuk dukungan UNMUL terhadap program ini adalah melalui kebijakan pemberian Nomor Induk Mahasiswa (NIM) non-gelar untuk program short course kepada para mahasiswa asing yang mengikuti kegiatan tersebut.

"Ini akan memberikan nilai tambah bagi pencapaian UNMUL untuk melanjutkan World Class University," kata Prof. Lambang, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada FKLT atas upayanya mewujudkan Pola Ilmiah Pokok UNMUL. 

Prof. Lambang turut menegaskan dukungannya terhadap proses pemberian NIM non-gelar yang akan dicantumkan pada kartu identitas (ID card) peserta program short course.

Rangkaian acara pembukaan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata, yaitu dari Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si. kepada Dr. Kanzaki Mamoru dan Dr. Keisuke Kojiro, pemberian cindera mata kepada student staf Ms. Matsui Mariko dan Mr. Motohiro Hayashida, serta pemberian kain batik kepada mahasiswa Jepang oleh Student Buddy FKLT.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit bersama (tree planting) di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UNMUL, yang turut dihadiri oleh Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si., Prof. Ir. Sukartiningsih, M.Sc., Ph.D., IPU., Prof. Dr. H. Moh. Bahzar, M.Si., Prof. Dr. Irawan Wijaya Kusuma, S.Hut., M.P., Dr. rer. nat. Harmonis, S.Hut., M.Sc., Dr. Erwin, S.Hut., M.P., dan Prof. Dr. Karyati, S.Hut., M.P. 

Penanaman diawali dengan demonstrasi penanaman bibit ulin oleh Muhammad Rosyid Ridho, M.Sc., yang kemudian diikuti penanaman bibit ulin secara serentak oleh seluruh peserta, dengan masing-masing peserta menanam satu bibit ulin.

Rangkaian hari pertama ditutup dengan kuliah singkat (short lecture) dari dosen FKLT, Andi Nugroho, S.Hut., M.Sc., mengenai vegetasi yang hidup di kawasan KHDTK UNMUL yang dilanjutkan dengan sesi diskusi antara dosen dan mahasiswa Jepang.

 

Penulis: Humas FKLT

Editor: Sulkarnain

Foto: Humas FKLT

Tanggal : 15 September 2026

ISEP UNMUL FKLT UNMUL Mahasiswa Jepang Kolaborasi Internasional Kyoto Prefectural University Kyoto University Mie University Kehutanan Lingkungan Tropis