Universitas Mulawarman

Berita

Images Images Images Images Images

Universitas Mulawarman

UNMUL Perkuat Produksi Benih Ikan melalui Inovasi Sinbiotik Lokal dan Monitoring Kualitas Air

Universitas Mulawarman (UNMUL) terus menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Tim dosen Program Studi (Prodi) Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNMUL, melaksanakan program bertajuk "Penguatan Produksi Benih Ikan melalui Sinbiotik Lokal dan Monitoring Kualitas Air untuk Meningkatkan Produktivitas dan Pendapatan Pokdakan Rizki Mina Barokah" di Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pembudidaya dalam menghasilkan benih ikan yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. 

Program pengabdian ini dilaksanakan sebagai upaya menjawab berbagai tantangan yang dihadapi mitra, di antaranya belum optimalnya pemantauan kualitas air, tingginya risiko kematian benih, ketergantungan pada produk probiotik komersial, serta belum tertatanya sistem pencatatan produksi dan keuangan usaha. Permasalahan tersebut menjadi faktor yang memengaruhi produktivitas dan efisiensi usaha pembenihan ikan air tawar. 

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian menyelenggarakan tiga rangkaian pelatihan utama sebagai bentuk transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.

Pelatihan pertama adalah Monitoring Kualitas Air, yang membekali peserta dengan kemampuan mengukur dan mengevaluasi parameter kualitas air seperti suhu, pH, oksigen terlarut (DO), amonia, dan nitrit. Melalui pelatihan ini, anggota Pokdakan diajarkan menggunakan berbagai alat ukur kualitas air serta menyusun logsheet monitoring sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan kolam budidaya.

Pelatihan kedua berupa Pembuatan dan Pengaplikasian Sinbiotik Lokal, yang bertujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam memproduksi sinbiotik secara mandiri menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh. Selain praktik pembuatan, peserta juga memperoleh pendampingan mengenai teknik penyimpanan, penentuan dosis, serta cara aplikasi sinbiotik yang tepat untuk meningkatkan kesehatan benih sekaligus menjaga kualitas lingkungan budidaya.

Selanjutnya, pelatihan ketiga mengangkat tema Manajemen Keuangan dan Pemasaran, yang difokuskan pada penguatan tata kelola usaha kelompok. Dalam sesi ini, peserta diberikan pendampingan mengenai pencatatan biaya produksi, penyusunan laporan keuangan sederhana, perhitungan harga pokok produksi (HPP), strategi pemasaran, serta penyusunan profil usaha guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha pembenihan ikan.

Ketua Tim Pengabdian, Putri Anugerah, S.Pi., M.P., menyampaikan bahwa keberhasilan usaha pembenihan ikan tidak hanya bergantung pada aspek teknis budidaya, tetapi juga pada kemampuan pembudidaya dalam mengelola usaha secara profesional.

"Kami berharap melalui tiga pelatihan ini, mitra tidak hanya mampu menghasilkan benih ikan yang lebih sehat dan berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha secara mandiri melalui monitoring kualitas air yang rutin, pemanfaatan sinbiotik lokal, serta pengelolaan keuangan dan pemasaran yang lebih baik,ungkap Putri.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa yang terlibat secara aktif dalam pendampingan lapangan, pengambilan data, dokumentasi, hingga evaluasi hasil kegiatan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

Melalui program ini, UNMUL menargetkan peningkatan survival rate (SR) benih ikan, penurunan angka mortalitas, peningkatan hasil produksi, tersusunnya SOP budidaya dan monitoring kualitas air, serta meningkatnya kemampuan mitra dalam melakukan pencatatan usaha. Ke depan, inovasi yang diterapkan diharapkan dapat direplikasi secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pembudidaya ikan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, UNMUL terus menghadirkan inovasi yang lahir dari hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat sektor akuakultur, mendukung ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tanggal : 31 Juli 2026

UNMUL Pengabdian Kepada Masyarakat Produksi Benih Ikan Sinbiotik Lokal Monitoring Kualitas Air