- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Universitas Mulawarman (UNMUL) kembali dipercaya menjadi penyelenggara Program Bina Talenta Indonesia (BTI) Bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang digagas Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Midtown, Kamis (3/7/2026) ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam menyiapkan talenta muda Indonesia yang unggul, inovatif dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi.
Program tersebut diikuti siswa SMA/MA/SMK sederajat serta guru pendamping yang memperoleh pembinaan secara intensif melalui berbagai materi, praktik, hingga penguatan kompetensi di bidang STEM.
Plt. Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNMUL, I Gede Sudarma, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UNMUL sebagai salah satu perguruan tinggi pelaksana program nasional tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan komitmen UNMUL dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul, khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini menjadi kawasan strategis pembangunan nasional.
"UNMUL menyambut baik pelaksanaan Bina Talenta Indonesia ini. Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi ruang belajar yang inspiratif bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan inovasi, sehingga lahir generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan UNMUL dalam program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekosistem pendidikan berbasis sains dan teknologi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Talenta Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen, Retno Juni Rochmaningsih, S.Sos., menjelaskan bahwa Bina Talenta Indonesia merupakan salah satu program unggulan yang berfokus pada pengembangan talenta murid dan peningkatan kapasitas guru melalui pendekatan pembelajaran STEM.
Menurutnya, pendekatan tersebut mengintegrasikan empat disiplin ilmu, yakni sains, teknologi, rekayasa, dan matematika untuk melatih peserta menyelesaikan berbagai persoalan nyata secara kolaboratif dan inovatif.
"Bidang STEM tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendorong peserta untuk mengamati, bertanya, merancang, menguji, hingga menghasilkan solusi terhadap berbagai tantangan kehidupan nyata. Melalui pendekatan ini diharapkan lahir generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi," jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Program Bina Talenta Indonesia tahun 2026 merupakan implementasi dari Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid, khususnya pada tahapan pengembangan talenta.
Secara nasional, program ini dilaksanakan di 27 perguruan tinggi yang tersebar di 16 provinsi dengan melibatkan sekitar 1.080 peserta, terdiri atas 800 siswa dan 280 guru pendamping. Program dibagi ke dalam dua gelombang yang mencakup bidang STEM, coding, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence).
Selain penyampaian materi, peserta juga akan mengikuti pre-test, post-test, praktik pembelajaran aktif, unjuk karya, kunjungan edukatif, hingga pendampingan pascaprogram guna memastikan kompetensi yang diperoleh dapat terus berkembang.
Melalui pelaksanaan Bina Talenta Indonesia di UNMUL, diharapkan semakin banyak talenta muda Kaltim yang mampu mengembangkan potensi di bidang sains dan teknologi sekaligus menjadi bagian dari generasi unggul Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis: Andi Arief Bintang
Editor: Sulkarnain
Foto: Ardy Octavian Nugroho
Tanggal : 03 Juli 2026