- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Universitas Mulawarman (UNMUL) mencatatkan sejarah penting sebagai tuan rumah pembukaan Konsortium University Universitas Borneo (KUUB) International Convention 2026. Berlangsung meriah di ruang Crystal Room, Hotel Mercure Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (20/10/2026). Ajang strategis ini mempertemukan para pimpinan perguruan tinggi, pakar, peneliti, serta mahasiswa dari tiga negara: Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.
Konvensi ini tidak hanya menjadi wadah kolaborasi lintas batas, tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan Pulau Borneo sebagai pusat keunggulan pendidikan, riset, dan inovasi di Asia Tenggara.
Tokoh-Tokoh Penting di Balik Perhelatan Agung
Acara pembukaan yang sarat makna ini dibuka dengan doa khidmat yang dipimpin oleh Dr. Iwan Setiawan, M.Pd., sebelum kemudian menghadirkan sambutan serta pemaparan dari sejumlah tokoh sentral:
Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., (Rektor Universitas Mulawarman sekaligus Deputi Chairman KUUB): Dalam sambutannya, Prof. Abdunnur menyambut hangat seluruh delegasi internasional dan menekankan bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) menuntut peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan tata kelola yang baik (good governance). Prof Abdunnur juga berpesan agar generasi muda dan mahasiswa daerah dapat mempersiapkan diri setinggi-tingginya untuk mengambil bagian dalam masa depan IKN.
Prof. Dr. Shahrul Razid Sarbini, (Chairman KUUB / Pengarah Universiti Putra Malaysia Sarawak): Dalam pidatonya, Prof. Shahrul mengenang perjalanan konsorsium yang diinisiasi sejak 2023 di Kuching, berlanjut ke Banjarmasin, Brunei Darussalam, Kota Kinabalu, hingga kini bersatu di Samarinda. Ia juga memimpin penyerahan Declaration of Understanding (DoU) secara simbolis kepada empat anggota baru KUUB.
Dalam wawancara singkat, ia menyampaikan Konsortium University Universitas Borneo (KUUB) yang dibentuk sejak 2023 dan beranggotakan universitas-universitas di Malaysia, Indonesia, serta Brunei Darussalam bertujuan untuk memperkuat pendidikan tinggi di Asia Tenggara melalui kolaborasi riset, mobilitas staf dan mahasiswa, serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) guna memaksimalkan keunggulan masing-masing institusi alih-alih bersaing, yang pada pertemuan di Samarinda ini turut memperluas kerja sama dengan menerima beberapa anggota baru serta menggelar Borneo Youth Leadership Summit guna membentuk babakan pelajar (Student Chapter) sebagai calon pemimpin masa depan kawasan Borneo.
Lazuardi Nasution, M.B.A. (Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana, Otorita Ibu Kota Nusantara): Mewakili Kepala Otorita IKN, beliau membawakan paparan khusus bertajuk "Beyond the Movement, Integrity, Knowledge, and the Making of New Capital City". Ia memaparkan visi IKN sebagai forest city, sponge city, dan smart city, serta mengajak dunia kampus untuk terlibat aktif dalam riset dan pengembangan kawasan.
Selain para tokoh pemapar utama, konvensi ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas terkemuka di kawasan Borneo, di antaranya Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Wakil Rektor Universitas Tanjung Pura, Wakil Rektor Universitas Palangka Raya, Wakil Rektor Universitas Borneo Tarakan, Rektor Universiti Teknologi MARA Cawangan Sabah, Rektor Universiti Islam Sultan Sharif Ali, Wakil Vice-Chancellor Universiti Teknologi Brunei serta para pimpinan institusi anggota baru seperti Rektor UIN Sultan Haji Muhammad Idris Samarinda, Wakil Rektor Institut Teknologi Kalimantan dan Pengerusi Sigma College Malaysia.
Tiga Pilar Strategis KIC 2026 dan Agenda Kunjungan ke IKN
Konvensi internasional ini dirangkum melalui tiga program utama yang berjalan secara paralel:
Borneo International Integrity Summit: Membahas integritas institusional, akuntabilitas, tata kelola pemerintahan, serta kesiapan transisi pendidikan tinggi menghadapi perpindahan ibu kota negara.
Borneo Youth Leader Summit & Student Chapter Launching: Memberikan panggung bagi para mahasiswa dari 16 universitas anggota untuk berdiskusi, membangun jaringan kepemudaan lintas negara, serta melakukan aksi edukasi sosial di sejumlah sekolah di Samarinda.
Annual General Meeting (AGM): Sidang pleno tahunan untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan selama tiga tahun terakhir sekaligus merumuskan arah strategis dan kepengurusan baru KUUB.
Dalam wawancara singkat dengan Ketua Panitia KUUB 2026, Ir. Irman Irawan, S.Pi., M P., M.Sc., PhD., IPU., Ia menyampaikan bahwa Konsortium University Universitas Borneo (KUUB) 2026 yang beranggotakan 21 perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, and Brunei Darussalam bertujuan mengembangkan riset, pertukaran pelajar, dan dosen, di mana rangkaian acaranya meliputi Borneo Integrity Summit dan pembentukan organisasi mahasiswa pada hari pertama, Annual General Meeting serta aksi sosial mahasiswa di empat sekolah Samarinda pada hari kedua, dan diakhiri dengan kunjungan peninjauan progres pembangunan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada hari ketiga.
Sebagai rangkaian penutup yang paling dinantikan, seluruh delegasi akan diagendakan untuk melakukan kunjungan langsung (site visit) ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tanggal 22 Oktober 2026 guna melihat secara langsung progres pembangunan infrastruktur modern yang hijau dan berkelanjutan.
Melalui sinergi erat di bawah semangat Borneo Rumah Cabat, Universitas Mulawarman bersama aliansi KUUB optimis konvensi ini mampu melahirkan kolaborasi nyata yang berdampak luas bagi kemajuan pendidikan tinggi di Pulau Borneo.
Penulis: Rijen Pabintan
Editor: Rijen Pabintan
Foto: Ahmad Baharuddin
Tanggal : 20 Oktober 2026