- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Universitas Mulawarman (UNMUL) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan khidmat di Halaman GOR 27 September, Sabtu (2/5/2026). Momentum ini menjadi ajang refleksi bagi civitas akademika untuk memperkuat peran pendidikan sebagai jantung peradaban di tengah tantangan global yang kian kompleks.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Wakil Rektor Bidang Akademik UNMUL, Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si., hadir mewakili Rektor untuk membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).
Pendidikan sebagai Jawaban Strategis di Era Disrupsi
Dalam amanatnya, Prof. Lambang menekankan bahwa pendidikan merupakan ruang krusial untuk menempa karakter bangsa, terutama saat dunia menghadapi disrupsi digital, krisis iklim, hingga kehadiran kecerdasan artifisial (AI) yang mengubah peta kerja global.
"Di tengah perubahan yang bergerak sangat cepat, kita meyakini bahwa pendidikan tetap merupakan jawaban paling mendasar, strategis, dan paling beradab," ujar Prof. Lambang saat membacakan naskah pidato.
Visi Indonesia Emas 2045 dan Semangat Asta Cita
Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Tema ini selaras dengan poin keempat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang kemudian diturunkan ke dalam Rencana Strategis Kemendiktisaintek 2025–2029.
Visi besar yang diusung adalah menciptakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang:
Inklusif: Terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Adaptif: Mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Berdampak: Memberikan hasil nyata bagi transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Apresiasi dan Panggilan Kolaborasi
Dalam kesempatan tersebut, apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada para pendidik, tenaga kependidikan, dan peneliti yang menjadi ujung tombak pencerdasan bangsa di berbagai penjuru negeri.
Prof. Lambang juga memberikan pesan khusus kepada para mahasiswa selaku generasi penerus. "Masa depan Indonesia Emas tidak diwariskan, melainkan dibangun melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen untuk terus maju. Teruslah menjadi pembelajar yang kritis dan pemecah masalah," tambah Prof. Lambang.
Menuju Perubahan Nyata
Menutup upacara tersebut, ditegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan tidak lagi diukur dari banyaknya program atau tebalnya laporan administratif, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan oleh rakyat.
Melalui peringatan Hardiknas 2026 ini, Universitas Mulawarman mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari kampus, industri, hingga keluarga, untuk saling bergandengan tangan dalam tanggung jawab kolektif demi masa depan Indonesia yang lebih cerah.
Penulis: Sulkarnain
Foto: Ahmad Baharuddin
Tanggal : 02 Mei 2026