- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Langkah strategis kembali diambil oleh Universitas Mulawarman (UNMUL) dalam memperluas kancah internasionalnya. Melalui diskusi intensif yang melibatkan pimpinan dan sivitas akademika, UNMUL bersama University of the Philippines (UP) memperkuat komitmen kolaborasi lintas negara, khususnya dalam penguatan program pertukaran pelajar, mobilitas pengajar (faculty exchange), serta kemudahan sistem administrasi akademik internasional, agenda ini berlangsung di Gedung Rektorat UNMUL, Senin (2/11/2026).
Kolaborasi ini berakar dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin antara kedua institusi terkemuka tersebut. Fokus utama kemitraan ini adalah memfasilitasi mahasiswa dan tenaga pendidik untuk saling berkunjung, belajar, serta mengajar di masing-masing universitas mitra.
Visi Kepemimpinan: Membangun Ekosistem Pendidikan Berdaya Saing Dunia
Menanggapi momentum penguatan kerja sama internasional ini, Rektor Universitas Mulawarman (UNMUL), Prof. Dr. Rudianto Amirta, menyampaikan pandangan optimisnya terhadap arah transformasi kampus.
Menurut Prof. Rudianto, kemitraan strategis dengan institusi terkemuka di Asia Tenggara seperti University of the Philippines merupakan pilar penting dalam mewujudkan visi besar UNMUL di kancah global.
"Penguatan jejaring internasional ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan diperhitungkan di tingkat dunia. Kami ingin memastikan mahasiswa dan dosen UNMUL memiliki ruang seluas-luasnya untuk menempa pengalaman global, tanpa pernah kehilangan akar kearifan lokal nusantara," tegas Prof. Rudianto Amirta.
Menghidupkan Kearifan Lokal dalam Bingkai Standar Global
Diskusi intensif ini turut menghadirkan para akademisi terkemuka dari kedua institusi. Dr. Rainalda Rambuyon, Ketua Program Master of Arts in Education (Mayor Educational Management) sekaligus perwakilan fakultas dari College of Teacher Education University of the Philippines, menekankan pentingnya memberikan pengakuan global bagi para peserta didik.
"Kita ingin mempunyai pelajar-pelajar yang bisa direkognisi sebagai international student melalui berbagai program seperti exchange program atau penempatan langsung sebagai pelajar di institusi mitra," ungkap Dr. Rainalda Rambuyon dengan penuh antusias.
Pandangan tersebut diperkuat oleh perwakilan sivitas akademika UP lainnya, termasuk Mica Mary Palo (Science Education), Kasandra Nicole P. Erece (English Education), dan Kyla Venice T. Barroga (Math Education). Mereka menilai bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu kependidikan ini akan memperkaya metode pembelajaran dan memperluas cakrawala berpikir mahasiswa di kedua negara.
Akselerasi Sistem dan Solusi Birokrasi Terpadu
Tidak hanya berfokus pada mobilitas individu, pertemuan ini juga membedah tantangan teknis yang kerap menjadi hambatan di tingkat birokrasi. Kedua belah pihak sepakat menaikkan level program yang sebelumnya bersifat jangka pendek (short-term) menuju integrasi sistem yang komprehensif.
Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi:
Penyederhanaan Administrasi: Percepatan process registrasi dan penerbitan Surat Keputusan (SK) pembebasan biaya kuliah (tuition fee).
Penguatan Teknologi: Optimalisasi sistem informasi akademik berbasis ICT untuk memudahkan sinkronisasi data mahasiswa internasional.
Koordinasi Lintas Unit: Membangun alur birokrasi yang lebih efisien, termasuk sinkronisasi bersama pihak kedutaan.
Suasana Hangat dan Optimisme Masa Depan
Pertemuan strategis yang diwarnai dengan suasana hangat dan pertukaran cinderamata khas antarkedua institusi ini menegaskan optimisme bersama. Hambatan administratif awal yang kerap ditemui dalam proses integrasi sistem mahasiswa internasional dibahas secara terbuka untuk dicarikan solusi cepat, termasuk koordinasi lintas unit dan birokrasi kedutaan.
Melalui sinergi yang semakin kokoh di bawah kepemimpinan baru, UNMUL optimis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring riset, serta memberikan pengalaman global yang transformatif bagi mahasiswa dan dosen di masa mendatang.
Penulis: Rijen Pabintan
Editor: Sulkarnain
Foto: Ahmad Baharuddin
Tanggal : 02 November 2026