Universitas Mulawarman

Berita

Images Images Images Images Images Images

Universitas Mulawarman

Matangkan Kurikulum Berbasis OBE, FIB UNMUL Siap Buka Prodi Magister Kajian Budaya

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Mulawarman (UNMUL) bergerak cepat dalam merespons kebutuhan sumber daya manusia di bidang kebudayaan. Melalui kegiatan "Lokakarya dan Uji Publik Kurikulum Magister Kajian Budaya", FIB UNMUL mematangkan persiapan kurikulum Program Studi (Prodi) Magister (S2) Kajian Budaya yang dijadwalkan mulai menerima mahasiswa baru pada Semester Genap, Maret 2026.

Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan mitra strategis ini dilaksanakan di Hotel Midtown, Samarinda, pada Selasa (3/2/2026).

Dekan FIB UNMUL, Prof. Dr. M. Bahri Arifin, M.Hum., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa animo masyarakat terhadap prodi baru ini sangat tinggi. Meskipun target awal pembukaan direncanakan pada Semester Ganjil (Juli 2026), desakan permintaan dari calon mahasiswa membuat pihak fakultas memutuskan untuk membukanya lebih awal.

"Ternyata respon masyarakat begitu cepat, diluar dugaan kami. Karena permintaan itu, dan dukungan universitas untuk mempercepat layanan, maka kami putuskan membuka (pendaftaran) di semester genap ini. Perkuliahan akan dimulai sekitar bulan Maret," ungkap Prof. Bahri.

Lebih lanjut, Guru Besar FIB UNMUL tersebut menekankan relevansi strategis prodi ini dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Prof. Bahri menyebutkan bahwa Otorita IKN baru saja mengumumkan pemenang sayembara desain Pusat Kebudayaan Nusantara seluas 33 hektar. Pembangunan kawasan yang mencakup taman budaya, concert hall, hingga desa budaya ini diproyeksikan dimulai pada 2027.

"Ini berita baik. Bayangan kita, kawasan seluas itu akan membutuhkan sangat banyak praktisi budaya, peminat budaya, dan penyokong budaya. Jika kita ingin mengambil peran, masyarakat lokal harus siap. S2 Kajian Budaya hadir untuk menyiapkan SDM yang kompeten mengisi ruang-ruang tersebut," tegas Prof. Bahri.

Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik FIB UNMUL, Dr. Mardliya Pratiwi Zamruddin, M.A., menjelaskan bahwa uji publik ini bertujuan menjaring masukan dari para pemangku kepentingan (stakeholders) agar kurikulum yang disusun benar-benar relevan.

"Kurikulum kami susun mengacu pada prinsip Outcome-Based Education (OBE) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dengan penguatan kekhasan kajian budaya lokal, nasional, dan global. Kami meyakini kurikulum berkualitas lahir dari proses kolektif yang melibatkan berbagai perspektif," ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai mitra strategis, antara lain Rektor Universitas Widya Gama Mahakam, perwakilan UINSI Samarinda, UMKT, Untag 1945, STIMIK Widya Cipta Dharma, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV, Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kaltim, TVRI, RRI, serta perwakilan sekolah dan komunitas budaya.

 

Penulis: Muhammad Hisyam Nugroho

Editor: Sulkarnain

Tanggal : 03 Februari 2026

UNMUL S2 Kajian Budaya Kurikulum OBE