- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis (FKLT) bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman (UNMUL) melaksankan proses penandatanganan East Borneo Orangutan Caring Scholarship (EBOCS) Tahun 2026. Ini merupakan tahun ke-6 telah berjalan di FKLT UNMUL dan tahun ke-4 di FMIPA UNMUL. Pada tahun ini FMIPA menjadi tuan rumah dalam prosesi penandatanganan kontrak EBOCS 2026 yang dilaksanakan di Gedung SLC di ruang lecture theater FMIPA UNMUL, Jum’at (10/7/2026).
Agenda ini dahadiri oleh Centre for Orangutan Protection (COP) dan Orangutan Republik Foundation (OURF) serta para mahasiswa penerima beasiswa EBOCS.
Dekan FKLT UNMUL yang diwakili oleh Koordinator Program Studi (Prodi) Kehutanan Program Sarjana, Agus Nur Fahmi, S.Hut., M.P., menyampaikan bahwa EBOCS di FKLT UNMUL sudah memasuki tahun ke-6 dan FKLT UNMUL sangat mengapresiasi atas komitmen dan dukungan yang diberikan oleh Centre for Orangutan Protection (COP) dan Orangutan Republik Foundation (OURF) dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa.
Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa agar memiliki kepedulian terhadap pelestarian Orangutan dan ekosistem hutan di Kalimantan. Diharapkan para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, menjaga prestasi akademik, serta berkontribusi aktif dalam kegiatan konservasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Sambutan juga disampaikan oleh Gary L. Shapiro, Ph.D., selaku President of Orangutan Republik Foundation (OURF). Dalam sambutannya, Gary L. Shapiro, Ph.D., menyampaikan bahwa Program East Borneo Orangutan Caring Scholarship (EBOCS) merupakan bagian dari upaya OURF dalam mendukung pendidikan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian Orangutan dan lingkungan.
Program beasiswa ini telah menjangkau mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan dan Sumatra. Gary L. Shapiro, Ph.D., juga berharap para penerima beasiswa dapat terus menjaga komunikasi dengan pihak penyelenggara dengan memberikan kabar mengenai perkembangan studi maupun karier mereka, seperti saat telah menyelesaikan pendidikan atau mencapai berbagai prestasi. “Informasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa program beasiswa telah memberikan manfaat bagi masa depan para penerimanya,” tutur Gary L. Shapiro, Ph.D.
Penulis: Humas FKLT
Foto: Humas FKLT
Tanggal : 14 Juli 2026