Universitas Mulawarman

Berita

Universitas Mulawarman

Komisi X DPR RI Kunjungi UNMUL, Bahas Evaluasi Seleksi Mahasiswa Baru dan Kesiapan SDM Kaltim

Universitas Mulawarman (UNMUL) menerima kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Komisi X DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP., pada Kamis (25/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi forum strategis untuk menghimpun masukan terkait pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru sekaligus membahas kesiapan sumber daya manusia (SDM) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menghadapi perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UNMUL itu dihadiri jajaran pimpinan universitas, perwakilan perguruan tinggi swasta, serta anggota Komisi X DPR RI. 

Diskusi difokuskan pada evaluasi sistem penerimaan mahasiswa baru, pemerataan akses pendidikan tinggi, hingga penguatan daya saing SDM di kawasan timur Indonesia.

Rektor UNMUL, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi X DPR RI yang dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pendidikan tinggi yang lebih berpihak kepada daerah.

Menurut Prof. Abdunnur, pembangunan IKN harus diiringi dengan penyiapan SDM lokal yang berkualitas agar masyarakat Kaltim dapat menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri.

“Kalau tidak, maka SDM yang nantinya yang bekerja di IKN, bahkan di Kaltim, mungkin tidak banyak berasal dari anak-anak Kaltim. Yang kita khawatirkan bukan soal kompetisinya, tetapi bagaimana regulasi, kebijakan, dan keberpihakan terhadap pembangunan sumber daya manusia di kawasan timur Indonesia dapat benar-benar dipersiapkan,” ujar Prof. Abdunnur.

Prof. Abdunnur menambahkan, forum diskusi bersama Panja SPMB Komisi X DPR RI menjadi ruang penting untuk saling bertukar gagasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperbaiki sistem penerimaan mahasiswa baru di masa mendatang.

“Mudah-mudahan diskusi ini menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan penerimaan mahasiswa baru tahun depan. Yang paling penting adalah membangun kolaborasi dan sinergi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia,” kata Prof. Abdunnur.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas pengawasan Panja SPMB yang saat ini tengah mengumpulkan berbagai masukan dari perguruan tinggi di sejumlah daerah.

Menurut Dr. Hetifah, hasil diskusi bersama perguruan tinggi daerah memiliki nilai strategis yang sama pentingnya dengan pertemuan yang telah dilakukan bersama sejumlah perguruan tinggi besar di Indonesia.

“Hasil diskusi kita hari ini akan menjadi rekomendasi yang patut dipertimbangkan secara sungguh-sungguh oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta para pemangku kepentingan lainnya dalam proses perbaikan sistem penerimaan mahasiswa baru ke depan,” ujar Dr. Hetifah.

Dr. Hetifah menilai Kaltim memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan daerah lain karena menjadi gerbang IKN sekaligus memiliki wilayah yang sangat luas dengan tantangan pemerataan akses pendidikan tinggi yang tidak sederhana.

“Dengan hadirnya IKN, tuntutan terhadap kualitas lulusan akan semakin tinggi. Kita tidak hanya bersaing dengan daerah lain di Indonesia, tetapi juga dengan tenaga kerja dari berbagai negara yang akan datang ke Kaltim,” jelas Dr. Hetifah.

Dr. Hetifah juga menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi swasta dalam mendukung peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kaltim. Meski angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi Kaltim telah mencapai sekitar 40 persen atau berada di atas rata-rata nasional yang berkisar 32 persen, tantangan terkait daya tampung dan pemerataan akses pendidikan masih perlu mendapat perhatian.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Komisi X DPR RI berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru di daerah, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan yang mampu menghadirkan sistem pendidikan tinggi yang lebih adil, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.


Penulis: Andi Arief Bintang

Editor: Sulkarnain       

Foto: Safira Nabiila Adzhani dan Ahmad Baharuddin

Tanggal : 25 Juni 2026

UNMUL Komisi X DPR RI Sumber Daya Manusia Kaltim IKN Seleksi Mahasiswa Baru Kemdiktisaintek