- Telepon : +(62) 811 555 1962
- Email : humas@unmul.ac.id
- Jam Kerja : Senin - Jumat : 08:00 - 16:00
Universitas Mulawarman
Industri kosmetik nasional mencatatkan tonggak sejarah baru. Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) secara resmi menganugerahkan penghargaan kepada Prof. Enos Tangke Arung, S.Hut., M.P., Ph.D., selaku Ketua Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Kosmetik sekaligus Dosen Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis Universitas Mulawarman (FKLT UNMUL), pada Senin (23/2/2026) di Jakarta.
Penghargaan bergengsi ini diberikan atas rekor sebagai Pendukung Perusahaan Maklon Kosmetik Pertama yang Melakukan Penelitian Bersama Akademisi dan Pemerintah Terhadap Bahan Alam.
Sinergi Triple Helix untuk Kemandirian Bahan Baku
Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi personal, melainkan pengakuan atas terciptanya ekosistem riset yang solid. Untuk pertama kalinya, sebuah perusahaan maklon (manufaktur kontrak) secara aktif menggandeng institusi pendidikan tinggi dan unsur pemerintah untuk mengeksplorasi kekayaan hayati Indonesia sebagai bahan baku kosmetik.
"Kolaborasi ini adalah bukti bahwa bahan alam tropis kita memiliki potensi saintifik yang luar biasa untuk bersaing di level global. Dengan dukungan pemerintah dan keberanian sektor industri (maklon), kita bisa mewujudkan kemandirian bahan baku kosmetik nasional," ujar Prof. Enos.
Inovasi Berbasis Data dan Kearifan Lokal
Sebagai ahli di bidang kehutanan dan lingkungan tropis, Prof. Enos melalui PKR Kosmetik berhasil menjembatani gap antara kebutuhan pasar dan standarisasi ilmiah. Penelitian yang dilakukan mencakup: identifikasi senyawa aktif dari tanaman hutan tropis Kalimantan, uji efikasi dan keamanan yang diawasi ketat oleh standar akademis, serta implementasi kebijakan pemerintah terkait pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Dampak bagi Industri Kecantikan
Kehadiran perusahaan maklon yang berbasis riset kolaboratif ini diprediksi akan mengubah peta persaingan industri kecantikan di Indonesia. Konsumen kini semakin cerdas dan menginginkan produk yang tidak hanya efektif, tetapi juga memiliki landasan ilmiah (science-backed) dan aman.
Pihak MURI berharap pencapaian ini menjadi pemantik bagi perusahaan lain untuk mulai berinvestasi pada riset dan pengembangan (R&D) dengan melibatkan para ahli di tanah air.
Tentang Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Kosmetik:
Wadah riset strategis yang dipimpin oleh Prof. Enos Tangke Arung di Universitas Mulawarman, berfokus pada pengembangan produk kosmetik inovatif berbasis kekayaan hayati hutan tropis Indonesia.
Penulis: Sulkarnain
Tanggal : 24 Februari 2026