UNMUL Peduli Korban Banjir di Kota Samarinda


Banjir yang terjadi di berbagai wilayah di Kota Samarinda menjadi perhatian Civitas Akademika Universitas Mulawarman (UNMUL). Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Rektor UNMUL, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si bersama unsur civitas akademika berinisiatif memberikan bantuan langsung sekaligus meninjau kondisi warga di sekitar Kampus Gunung Kelua yang menjadi korban bencana banjir.

Bertajuk “UNMUL Peduli”, Rabu, (12/06), kegiatan dimulai dari halaman Rektorat UNMUL dengan mengumpulkan beberapa bantuan logistik seperti makanan dan minuman serta beberapa keperluan lainnya yang berasal dari sumbangsih civitas akademika. Secara khusus, Rektor pun memberikan kebijakan dengan dibukanya beberapa posko penampungan.   

Kegiatan ini sebutnya, merupakan sebuah bentuk kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukan universitas terbesar dan tertua di Kalimantan Timur ini. Kontribusi lembaga jelasnya, tidak hanya memberikan sumbangan dan bantuan kepada korban, melainkan membuka posko penampungan bagi dosen dan mahasiswa, termasuk warga masyarakat sekitar yang terdampak banjir.  

“Adapun yang kami siapkan yakni di Guest House UNMUL sebagai tempat mengungsi para pegawai tenaga kependidikan dan dosen, Gedung Bundar Fakultas Kehutanan diperuntukan untuk mahasiswa, serta Gedung MPK untuk warga korban banjir yang rumahnya masih belum bisa ditinggali, UNMUL juga membuka posko pelayanan kesehatan gratis di Halaman Klinik UNMUL,” ungkapnya.  

Dikarenakan dampak genangan banjir yang terjadi di wilayah Kota Samarinda sudah berlangsung beberapa hari, Rektor pun menginstruksikan pihak terkait untuk selalu memberikan bantuan sampai pengungsi banjir kembali kerumah masing – masing.

“Kami semua berdoa agar musibah banjir ini bisa segera berakhir. Dan ditahun – tahun berikutnya tidak kembali terjadi. Kami mohon pula kepada pemerintah untuk segera menyikapi persoalan ini dengan kebijakan yang terarah agar tidak menjadi musibah rutin di Kota Samarinda,” harapnya.

Menggunakan perahu karet, dalam kesempatan yang sama mahasiswa yang tergabung dalam BEM KM UNMUL, UKM terkait, serta Dharma Wanita Persatuan UNMUL bersama jajaran pimpinan Perguruan Tinggi menyusuri Jalan Gelatik yang saat rilis ini diturunkan ketinggian air akibat banjir mencapai sepinggang orang dewasa. (hms/frn)   

 

Foto: Robby Adhitya, Sulkarnain, Reza Maulana Yusuf