UKM KSR Dibekali Pelatihan Basic Life Support


Di Ruang Bengkirai Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Mulawarman (UNMUL), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Korps Sukarela (KSR) UNMUL mendapatkan pelatihan Basic Life Support yang secara khusus membahas Bantuan Hidup Dasar (BHD/CPR dan AED).

Terlaksana kegiatan selama dua hari ini adalah hasil kerjasama UKM KSR Sukarela (KSR), Universitas dengan PT. Indominco Mandiri (IMM). Pelatihan bertajuk Indominco Mengajar Meraih Mimpi itu, merupakan program Community Development yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan.

Hal ini diutarakan oleh Perwakilan manajemen PT. Indomico, Imam Taufik, Rabu, (05/12). Ia mengemukakan, informasi teknis tentang penyelamatan – penyelamatan yang sifatnya darurat dapat diterima serta diimplementasikan dengan baik oleh anggota KSR UNMUL.

“Kami memfokuskan diri hari ini mengenai pelatihan yang bekerjasama dengan tim rescue atau tim tanggap darurat dari PT. Indominco. Penularan ilmu – ilmu praktis ini bisa bermanfaat untuk para mahasiswa yang tergabung dalam UKM KSR, karena dalam hidup ini kita akan selalu berdampingan dengan orang lain, dan hidup kita akan bermakna ketika kita bisa bermanfaat untuk orang lain, salah satunya melalui kegiatan hari ini,” tegasnya.

Pelatihan ini, menurut Pembina UKM KSR, Dr. Rudianto Amirta, S.Hut.,MP sangat dibutuhkan para anggota dalam upaya meningkatkan skill dasar penyelamatan. Dengan dukungan peralatan dan kompetensi yang dimiliki PT. Indominco aktivitas ini diakuinya merupakan lompatan besar yang patut disyukuri.

“Khusus mahasiswa yang tergabung dalam KSR, mari kita jadikan momen ini untuk memupuk pengetahuan dan pemahaman. Jadikan diri kita sebagai penolong orang lain dengan baik. KSR ke depan harus lebih baik dan berkembang lebih besar. KSR juga perlu menumbuhkembangkan eksistensi di masyarakat,” urai Dekan Fahutan UNMUL ini. Terkait program mengajar yang dilakukan Indominco, dirinya menyatakan apresiasi yang tinggi dikarenakan program tersebut memberikan dampak positif.

Dalam penyampain materi, Rinda Purwanto seorang instruktur dari Emergency Response Team Indominco memaparkan pedoman Resusitasi jantung paru-paru atau Cardiopulmonaryresuscitation (CPR) yang merupakan tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas karena sebab-sebab tertentu. CPR diutarakannya bertujuan untuk membuka kembali jalan napas yang menyempit atau tertutup sama sekali. (hms/frn)