Tiga Mahasiswa Unmul Tampil di NUDC Tingkat Regional


Dalam rangka peningkatan daya saing mahasiswa  di era global, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswan di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) setiap tahun mengadakan lomba debat berbahasa Inggris, yaitu National University Debating Championship (NUDC).

Kegiatan NUDC ini, sudah ada sejak tahun 2008. Kegiatan tahunan ini telah menjadi ajang positif bagi mahasiswa se-Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berpikir kritis dan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan jejaring antar perguruan tinggi, memupuk rasa kesatuan dan kebanggaan terhadap kebhinekaan bangsa dan budaya.

Universitas Mulawarman (Unmul) sendiri setiap tahunnya selalu mengirimkan delegasinya dalam ajang NUDC tingkat wilayah atau regional Kopertis XI di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 17 hingga 18 Juli 2017. Mahasiswa Unmul yang mengikuti kegiatan NUDC tingkat regional ini yakni, Virhans Dipa Alanson dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Farezha Achmady Shadin serta Amedea Cathriona Maharia keduanya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Sebelum mengikuti tingkat wilayah, ketiga Mahasiswa ini lolos seleksi dari tingkat perguruan tinggi, yang diambil 1 (satu) tim terbaik yang terdiri atas dua mahasiswa sebagai debater dan satu mahasiswa sebagai adjudicator.

Selain dari Unmul, yang mengikuti ajang bergengsi ini, antara lain, Universitas Tanjung Pura (Untan), Universitas Palangka Raya (UPR), Politeknik Negeri Banjarmasin, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Borneo Tarakan (UBT), Politeknik Negeri Tanah Laut, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Politeknik Tonggak Equator, Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pontianak, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin, Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Samarinda, STIMIK Balikpapan, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, dan STIKES Eka Harap.

Sebelum memulai debat bahasa Inggris, Rachmat Nurcahyo, MA selaku Ketua Juri baik Tingkat Wilayah maupun Tingkat Nasional menjelaskan Kopertis XI di Banjarmasin ini diikuti sebanyak 16 (enam belas) tim dengan rincian 8 (delapan) tim dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 8 (delapan) tim dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS). “Sedangkan kuota atau yang akan lolos seleksi dari Kopertis Wilayah XI ini, diambil sebanyak 6 (enam) tim,”kata Rachmat Nurcahyo, MA saat memberikan pengarahan kepada mahasiswa di Gedung Aula Kopertis, Senin (17/07).

Rachmat menambahkan, bahwa yang dinilai bukan hanya kefasihan berbahasa Inggris tapi yang paling penting juga nilai adalah kemampuan dalam mengolah konsep atau argumentasi dalam berbahasa Inggris tersebut. (hms/zul)

Laporan Staff Humas Unmul Sulkarnain dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan