Peduli Bencana Palu, UNMUL Serahkan Bantuan Dana ke Untad


Gempa dan tsunami serta likuifaksi tanah yang terjadi di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah dan sekitarnya memang sudah berlalu beberapa bulan lalu. Meski begitu, bantuan masih terus mengalir dari berbagai pihak dalam berbagai bentuk. Tidak terkecuali yang dilakukan Universitas Mulawarman (UNMUL).

Selain telah memberikan bantuan dalam bentuk beasiswa bagi para putra - putri asal Palu yang tercatat sebagai mahasiswa di UNMUL. Sekaligus, UNMUL juga siap menerima mahasiswa yang berasal dari Universitas Tadulako (UNTAD), Palu untuk melanjutkan kuliah di kampus terbesar dan tertua di Kalimantan Timur  yang saat ini berakreditasi A.

Terbaru, Rektor UNMUL, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si dalam acara Doa dan Empati yang berlangsung di Fakultas Teknik, Untad, didampingi Kepala Biro Umum dan Keuangan (BUK) UNMUL, Drs. H. Rizali Irawan., M.Si., M.Pd dan Kepala Bagian Keuangan BUK UNMUL, H. Bahriansyah, SH.,M.Si, secara simbolis memberikan dana bantuan disaksikan Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE., M.SI, Senin (05/11).

“Kami sangat berduka atas bencana alam di Sulawesi Tengah. Sehingga dalam beberapa kesempatan kami dari UNMUL bersama – sama mengumpulkan bantuan untuk Untad. Meskipun tidak banyak, kami berharap dengan bantuan ini dapat sedikit meringankan dan membantu Untad ke depannya. Tetap semangat untuk Untad. Kami yakin Untad akan bangkit kembali dan lebih baik dari sebelumnya,” tegas Rektor UNMUL dalam sambutannya.

Kepala BUK UNMUL mengatakan, sebagai bentuk kepedulian selain sebelumnya Rektor telah memberikan beasiswa bagi mahasiswa asal Palu dan sekitarnya yang terkena dampak bencana alam  yang menempuh pendidikan di UNMUL, civitas akademika UNMUL juga telah melakukan galang dana atas inisiatif Rektor dalam bentuk surat himbauan. Dari hasil tersebut berhasil terkumpul dana sukarela sebanyak 170 Juta Rupiah.

“Dana tersebut kemudian kami serahkan langsung di Universitas Tadulako yang disaksikan Rektor UNTAD yang dilakukan secara seremonial. Di pertemuan tersebut juga dilakukan doa bersama agar musibah bencana alam tidak kembali terulang,” katanya. (hms/frn)