Lokakarya Teater dan Seni Bagi Mahasiswa Bidik Misi


Agenda yang kita laksanakan hari ini dalam rangka menimba ilmu mengikuti lokakarya teater dan seni di Universitas Mulawarman (UNMUL) khususnya bagi mahasiswa penerima beasiswa bidik misi. Pesan pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) agar mahasiswa bidik misi ini secara periodik mendapatkan pembelajaran tambahan, dalam bentuk ekstrakurikuler yang seperti kita lakukan sekarang ini adalah bagian lain dari pendidikan. Hal demikian diungkapkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Ir. Encik Akhmad Syaifudin, M.P saat membuka acara Lokakarya Teater dan Seni Bagi Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidik Misi UNMUL, Rabu (19/12).

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan gambaran kepada mahasiswa yang hadir ini bahwa, disamping kita itu butuh makanan fisik (karbohidrat, protein, vitamin, mineral, air) tapi kita juga butuh makanan rohani (beribadah, silaturahmi termasuk menikmati seni). Inilah sebabnya maka kami juga ingin berbagi kepada ananda sekalian supaya kita juga bisa memahami atau menyeimbangkan kebutuhan-kebutuhan kita baik jasmani maupun rohani,” ujarnya.

 

Acara ini diselenggarakan di Ruang Serbaguna Lantai Empat Rektorat UNMUL yang dihadiri penerima beasiswa bidik misi dari berbagai angkatan. Dalam lokakarya ini menghadirkan pembicara dari Pengurus Dewan Kesenian Daerah Provinsi Kaltim yaitu Hamdani dan Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNMUL yaitu Syaiful Arifin Syahrani.

Dalam paparannya Hamdani menyampaikan secara umum teater mempunyai arti segala tontonan atau pertunjukan di depan orang banyak. Dalam arti sempitnya, teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media  yakni percakapan, gerak dan laku didasarkan pada nasakah yang tertulis, ditunjang dekorasi, musik, nyanyian, tarian (termasuk tata suara dan tata cahaya). (hms/zul)