Jaring Stakeholder, Prodi AB FISIP UNMUL Bahas Kurikulum Industri 4.0


Program Studi (Prodi) Administrasi Bisnis (AB) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (UNMUL) melakukan Workshop Kurikulum dengan mengangkat tema “Curriculum and Skill Development for Industry 4.0” yang dilaksanakan  di Hotel Midtown Samarinda. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 6 hingga 8 September 2018.

Workshop Kurikulum menghadirkan para stakeholder dari berbagai pihak yang terdiri dari pengguna alumni diantaranya PT. Pupuk Kaltim, Bank Kaltimtara, PT. Telkomsel Regional Kalimantan, BUMD Pergudangan dan Aneka Usaha Kota Samarinda. Selain itu turut hadir pelaku UMKM yang sudah bersinar di Kota Samarinda diantaranya Owner Roti Gembong Juanda dan Owner Sate Thaichan 101. Sebagai tambahan hadir juga perwakilan dari SMKN 1 dan SMKN 4 Samarinda serta para alumni dan mahasiswa Prodi AB.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran para tamu undangan, tentunya ini akan memberikan insight yang berharga kepada program studi dalam menyusun kurikulum terbaru dalam menghadapi era disruption,” ungkap  Adietya Arie Hetami, M.AB selaku Ketua Program Studi Administrasi Bisnis.

Workshop ini dibuka langsung oleh  Dr. H. Muhammad Noor, M.Si selaku Dekan FISIP UNMUL, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya me-refresh kurikulum terbaru dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. “Jika ada program studi yang masih betah dengan pakemnya dan tak mau berubah dengan kondisi zaman yang begitu cepat berubah, maka program studi tersebut harus siap-siap mundur dari percaturan dalam kampus bahkan dari pangsa pasar dunia kerja,” tekan Muhammad Noor. Selain dari itu, Dekan FISIP sangat mengapresiasi inisiasi Prodi AB atas terselenggaranya kegiatan ini dengan menghadirkan beberapa perusahaan ternama.

Tri Mardiantony, perwakilan dari PT Pupuk Kaltim memberikan paparan data dan kebutuhan kerja dunia industri yang kelak akan dibutuhkan ke depan. “Secara gambaran umum, kurikulum terkini dari Prodi AB sudah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kerja perusahaan, tinggal lebih memaksimalkan kualitas alumni untuk memiliki soft skill dan kepribadian yang tangguh dalam bekerja,” urainya.

Sementara Juni Ananda, Owner Roti Gembong Juanda menambahkan, sebaiknya Program Studi dapat melakukan penilaian bakat kepada mahasiswa yang justru berminat masuk ke dalam dunia wirausaha. “Sehingga diperlukan struktur kurikulum yang juga mendukung mahasiswa yang ingin terjun menjadi pengusaha, bukan menjadi profesional di dunia kerja,” sebutnya.

Untuk diketahuim, Prodi AB FISIP UNMUL telah berdiri selama satu dekade sejak tahun 2008 dan telah meraih Akreditasi B. Fokusnya adalah terhadap pengembangan Ilmu Administrasi Bisnis yang unggul, berintegrasi dan berjiwa enterprenuer yang berkontribusi terhadap lingkungannya. (*ab/hms/rob)